Jumat, 11 Oktober 2013

Infrastruktur Framework

         Infrastruktur teknologi informasi merupakan tulang punggung operasi layanan teknologi informasi di Departemen Perhubungan Republik Indonesia. Di masa mendatang infrastruktur teknologi informasi akan berlandaskan sekumpulan standar layanan teknologi informasi perusahaan. Karenanya, terdapat beberapa hal yang dipertimbangkan dalam perencanaan kebutuhan infrastruktur, yaitu :
  1. Kemudahan untuk integrasi
  2. Kapabilitas infrastruktur yang dapat saling bersesuaian, cukup melingkupi dan saling beroperasi (Compatibility, Scalability, Interoperability)
  3. Mengurangi kompleksitas pengelolaan dalam sistem teknologi informasi perusahaan.
  4. Mampu digunakan secara bersama untuk melayani perusahaan (IT Shared Service).
  5. Mampu melakukan konsolidasi elemen-elemen kritikal infrastruktur.
  6. Mampu melayani ragam platform aplikasi.

Framework infrastuktur terbagi dalam tiga domain yaitu :
  1. Service, domain ini berkaitan dengan kemampuan infrastruktur dalam memberikan layanan. Pada domain ini, layanan yang harus diberikan meliputi :
    1. Keterhubungan/aksesabiliti (Connectivity/ Access) . Layanan ini memastikan tersedianya perangkat yang menghubungkan semua bagian di organisasi Departemen Perhubungan. Perangkat tersebut meliputi : perangkat elemen jaringan radio digital, perangkat elemen jaringan komunikasi data, perangkat jaringan telepon, perangkat komputer dan peralatan yang dibutuhkan oleh pengguna layanan teknologi informasi.
    2. Layanan Komunikasi dasar (Basic Communication Service). Layanan ini diberikan agar semua titik yang telah terhubung sebelumnya mampu melakukan komunikasi dasar seperti komunikasi suara dan komunikasi data.
    3. Layanan Internet protocol. Layanan ini diberikan dengan mengimplementasikan teknologi internet, dimana layanan dasar seperti, HTTP, Email maupun jejaring komputer telah dapat digunakan di seluruh bagian organisasi.
    4. Layanan Enterprise application platform. Layanan ini diberikan untuk mewadahi server-server aplikasi berskala enterprise beroperasi dan mendukung pengelolaan organisasi.
    5. Layanan Multimedia. Layanan ini diberikan untuk menambah fitur komunikasi lebih baik, jenis layanan terkait ini seperti satellite tv, video conference atau tele conference.
  2. Network Class.  Domain ini membagi struktur infrastruktur teknologi dalam dua area pengelolaan, yaitu infrastruktur yang digunakan pada kantor pusat regional sumatera dan infrastruktur di area operasi.
  3. Penguna (User). Domain ini bertanggung jawab pada pembagian fitur-fitur layanan terkait dengan klasifikasi pengguna infrastruktur yaitu pegawai perusahaan dan tenaga kontrak. Klasifikasi ini akan memudahkan penetapan jaminan tingkat layanan dan keamanan jaringan teknologi informasi.

Struktur & Operasi Jaringan
Topologi jaringan dibutuhkan untuk memberikan gambaran hirarki jaringan yang mendistribusikan keterhubungan antara hirarki tersebut. Topologi ini akan bermanfaat untuk mengakomodasi ekspansi bisnis yang terjadi. Pertimbangan penyusunan topologi ini meliputi aspek :

  1. Biaya.
  2. Redudansi
  3. Bandwith
  4. Jumlah koneksi.
  5. Kompleksitas perutean jaringan
Secara garis besar, topologi jaringan terbagi dalam tiga macam kategori topologi yaitu :

-      Star, pada topologi ini pengelolaan jaringan terpusat pada satu titik.
-      Mesh, pada topologi ini jaringan terhubung langsung antar titik.
-      Partially Mesh, pada topologi ini jaringan dikelola oleh satu kelompok titik sentral dengan koneksi ke hirarkinya tersebar dalam bentuk star.

Berikut perbandingan antara ketiga topologi di atas :

Untuk Departemen Perhubungan  terdapat beberapa hal yang menjadi tambahan pertimbangan yaitu :
  1. Aktivitas operasional terpusat di satu kantor pusat dan tersebar secara tetap pada kantor-kantor badan pada daerah yang terpisah serta kantor-kantor dinas perhubungan pada setiap daerah.
  2. Pertukaran data sangat mungkin terjadi secara massif ke kantor pusat dan bukan sebaliknya.
  3. Kemudahan dalam pengelolaan jaringan.
Maka topologi jaringan yang cocok untuk kondisi ini ialah topologi STAR.
Dengan menggunakan jenis topologi STAR, kemudian dapat disusun konfigurasi jaringan. Konfigurasi ini dirancang untuk karakteristik :
  1. Letak kantor pusat Dephub dan kantor Badan dan subsektor Dephub serta Dinas pada daerah yang relatif tetap dan dapat dijangkau, serta berlokasi pada wilayah kota dalam propinsi.
  2. Letak UPT yang tersebar dan memiliki hambatan jarak dan lokasi geografis cukup tinggi.
  3. Kebutuhan aplikasi yang mampu menjangkau UPT dan Kantor Dinas Perhubungan di daerah 
  4. Kemampuan jaringan yang menghubungkan kantor area operasi dan kantor pusat regional mampu melayani secara optimal pemindahan data dan komunikasi secara cepat.

sumber : http://xerma.blogspot.com/2013/04/infrastruktur-framework.html

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.

 

Visitors

Flag Counter