Kamis, 06 Desember 2012

CURICULUM VITAE




Assalamu’alaikum wr.wb.
                Sebelum memulai ketikan my Day, saya inign mengucapkan terima kasih atas ketulusan hati anda untuk mengunjungi blog saya yang sedehana ini. 
                Oke, mari kita mulai..
                Namaku Chairi Hikmah. Biasanya di panggil Ririn. Aku gak tau dari mana asal nama Ririn. Yang jelas, itu namaku hehehhe. Nah, aku anak ketiga dari 3
bersaudara. Yang pertama ada kakakku yang namanya Dian Lia Riandi, yang kedua ada abangku yg bernama Rahmat Hidayat.
                Aku berasal dari suku blasteran. Blasteran Aceh dan Batak J. Ayah suku Batak bermarga Batubara, dan ibu suku Aceh.
                Aku sangat bersyukur kepada-NYA karena telah meridhoi keluarga kecil kami. Bagi aku, keluarga nomor satu. Maka apapun yang terjadi di hidup aku, aku selalu membandingkan dikeluarga aku dulu.
                Aku sangat bersyukur kepada ALLAH karena telah memberikan ibu yang sangat mengerti anaknya. Aku bersyukur kepada ALLAH karena telah diberikan Ayah yang sangat semangat dalam menjalani kehidupan dan mendidik anaknya. Aku sangat bersyukur kepada ALLAH yang telah memberikan kedua saudara yang sangat dewasa dalam bersikap. Ya.. aku harap begitu.. J
                Dulu, aku lahir di Aceh loohh.. tepatnya di Tambon Baroh. Di rumah bersalin Ibu Hamidar. Kalau tidak salah, rumahnya warna putih, ada atap warnanya agak ungu. Aku sempat TK di Bhatupat. Nama TK nya Fajar Meutia. Terus, sempat duduk di kelas 1 SD di SD MIN berapa gitu ya. Agak lupa namanya. Di SD itu, aku cuman sekolah selama 1 caturwulan aja. Terus, orang tua aku ngajak kami semua pindah ke Medan karena “Konflik” di Aceh alasan keselamatan anak-anak.
                Terus, aku pindah ke Medan. Nah, di Medan aku sekolah di SD Muhammadiyah 13 dekat banget dengan rumah. Walaupun dekat dengan rumah, kalau pulang aku selalu di jemput ayah naik angkot yang ayah punyak J.
                Tamat SD Muhammadiyah, aku lanjut ke SMP Negeri 11 Medan. Tiap hari naik angkot 124 rahayu warna merah. Aku  nyebut angkot itu “Angkot Terlangka Didunia”. Emang agak lebai, tapi emang gitu kenyataannya. Kalau udah lewat di depan jalan bilal, pasti penuhnya gk ketulungan. Tapi, kalau gak naik, kita harus nunggu angkot itu sampek 20 menit. Tu angkotnya 1X20 menit baru lewat.
                Tamat dari SMP, aku lanjut ke SMK TELKOM SP Medan (Sekolah Menengah Kejurusan Telekomunikasi Sandhy Putra Medan). Nah, di sini nih awal masa remaja aku dimulai. Bagiku, masa2 sekolah itu sangaaatt menyenangkan. Makannya harus diabadikan di setiap moment nya. Baik itu SD, SMP, maupun SMK.
                And Now,, saya melanjutkan kuliah di UNIMAL Lhokseumawe. Seperti balik k kampung sendiri. A little problem that I find in this destiny but, I will resolve it and must responsible with my choisee.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.

 

Visitors

Flag Counter